A.
PENGERTIAN SERAT
Bahan serat adalah suatu jenis bahan berupa
potongan-potongan komponen yang
membentuk jaringan memanjang yang utuh. Serat juga digunakan sebagai bahan baku
tekstil. Serat sebagai bahan baku tekstil adalah serat-serat yang digunakan
untuk aplikasi tekstil..
B. JENIS
DAN KARAKTERISTIK
Bahan serat alam yang dimaksud adalah bahan organic yang tidak
diolah kembali melalui proses dan penambahan bahan kimiawi sehingga keasliannya
tetap terjaga dan diutamakan. Dalam hal ini kita akan mempelajari dan fokus pada bahan dari
tumbuhan dan hewan saja.
1. SERAT DARI TUMBUHAN
Serat yang
berasal dari tumbuhan dapat dilihat berdasarkan bagian-bagian tumbuhan.
Serat tersebut adalah serat yang
diinginkan sebagai bahan baku produk tesktil dengan memiliki persyaratan
diantara adalah kuat, tahan lama, bentuknya tetap (tidak susut), permukaan yang
halus ataupun bertekstur sesuai persyaratan produk. Adapun serat yang berasal
dari tumbuhan dapat diklasifikasi menjadi empat sebagai berikut.
a. Serat Dari Biji
Beberapa biji
telah memenuhi persyaratan untuk diolah
sebagai bahan serat antara lain:
1) Serat Kapas
Serat
Kapas yaitu serat alami
(tumbuhan) yang mudah didapat dan harganya
terjangkau,karena seratnya itu nyaman dan bisa dipakai disemua kalangan
masyarakat.serat kapas sangat penting di industri tekstil karena bahan nya
mudah didapat,sangat
kuat,sifat kapas yg kurang kenyal yang
menyebabkan kapas mudah kusut.kapas itu dipintal dan kemudian manjadi
benang,akhirnya ditenun menjadi kain. industri tekstil banyak mengandalkan
kapas menjadi bahan utama. kapas mempunyai arti penting bagi para
perancang busana.
Karakteristik:
·
Sangat kuat
·
Mudah kusut
·
Kurang kenyal
2) Kapuk
Kapuk adalah serat
seperti bulu putih yang diperoleh dari kapsul biji tanaman dan pohon yang
disebut Ceiba Pentandra yang tumbuh di Jawa dan Sumatra (Indonesia), Meksiko,
Amerika Tengah dan Karibia, Amerika Selatan bagian Utara dan Afrika Barat
tropis. Kapuk disebut katun sutra karena sangat berkilau seperti sutra.
Karakteristik:
·
Tekstur halus
·
Sangat berkilau
·
Lemah
·
Serat pendek
·
Tahan terhadap kelembaban,
cepat kering bila basah
Aplikasi
·
Kasur, bantal, furnitur
berlapis
a. Serat Dari Batang
Jenis batang yang menghasilkan serat
alam dapat berupa jenis batang yang berkambium ataupun tidak berkambium.
Contohnya batang pohon anggrek, elinjo/ganemon, mahkota dewa, beringin,
yonkori, flax, jute, rosella, henep, rami, urena, kenaf,
dan sunn
1)
Batang
Pohon Anggrek
Di dalam batang Anggrek memiliki kandungan serat yang
ternyata kandungan serat tersebut juga sangat bermanfaat untuk kehidupan kita.
Terutama bermanfaat untuk seseorang yang akan memulai usahanya dengan membuat
barang-barang dari anyaman. Serat batang Anggrek ini dapat anda peroleh dengan
cara memotong-motong secara memanjang batang pohon anggrek dan dipipihkan.
Sebelum dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam kerajinan serat batang
Anggrek harus ditunggu kering terlebih dahulu.
Karakteristik:
·
Tekstur yang halus
·
Berwarna kuning keemasan
·
Mengkilat.
Manfaat serat batang anggrek
1. Untuk membuat tas
2. Untuk membuat gelang
3. Untuk membuat kotak perhiasan
4.
Untuk membuat tempat tisu
5.
Untuk membuat dompet
6.
Untuk membuat tas tangan
7. Untuk membuat tempat pensil
2)
Serat Rami
Serat rami adalah serat alami (tumbuhan) yang dihasilan oleh tanaman rami.yang kulit batangnya banyak digunakan untuk baku tekstil.serat rami juga bisa dipintal jadi benang yang akan dirajut menjadi kain.karakternya sama dengan kapas,tapi rami lebih berkilap,kuat,jauh dari bakteri dan dapat menyerap air dengan sangat baik.serat rami sangat digemari oleh perancang karena teksturnya yang nyaman dan baik digunakan untuk busana apapun.
Karakteristik
·
Kaku
·
Lebih rapuh
·
Mengkilat
Aplikasi
·
Kanvas, kain pelapis,
pakaian, dan sebagainya.
3) Serat Goni
Serat Goni diambil dari
tumbuhan tinggi dengan nama yang sama dan mudah dibudidayakan dan dipanen. Goni
adalah serat termurah dan digunakan dalam jumlah besar.
Karakteristik
·
Goni tidak tahan lama
karena cepat rusak bila terkena kelembaban
·
Kekuatan kurang
·
Tidak bisa diputihkan
menjadi putih bersih karena kurangnya kekuatan
Aplikasi
·
Benang pengikat untuk
karpet, kain kasar dan murah, kantong berat dan sebagainya
b. Serat Dari Daun
1) Serat daun nanas
Siapapun pasti mengenal nanas karena rasanya yang nikmat dan menggoda sehingga membuat kita ingin memakannya. Buah nanas memang memiliki berbagai macam manfaat yang baik untuk kesehatan Tahukah anda ternyata serat daun nanas juga memiliki manfaat tertentu. Terutama bermanfaat dalam bidang ekonomi dan juga bermanfaat dalam bidang tekstil. Untuk mengetahui lebih lanjut Apa saja manfaat serat daun nanas yang dapat anda peroleh adalah sebagai berikut berikut ini.
Manfaat serat daun nanas
·
Untuk membuat
kuas
·
Untuk membuat
tali
·
Untuk membuat
kerajinan tas
·
Untuk membuat
kerajinan dompet
·
Untuk membuat
kerajinan anyaman
·
Membuat kain yang bertekstur transparan
·
Sebagai
pengganti baja
.
2)
Eceng Gondok
Kerajinan Eceng Gondok –
Eceng gondok mempunyai nama latin Eichhornia crassipes yang merupakan jenis
tumbuhan yang hidup diatas air. Selain dikenal dengan sebutan eceng gondok di beberapa
daerah di Nusantara, eceng gondok juga memiliki sebutan lain.
Cara Membuat Kerajinan Eceng Gondok
1. Mencari
Eceng Gondok
2.
Mencuci Eceng Gondok
Cara mencucinya tidak menggunakan sabun, cukup dengan
menyemprotnya dengan air saja dan kotoran yang menempel akan menghilang.
3.
Memilih Eceng Gondok
Setelah kita cuci, kita harus memilih eceng gondok yang akan
kita buat kerajinan, mana-mana saja bagian yang cocok untuk jenis kerajinan
kita yang akan dibuat. Untuk pemisahan kita bisa menggunakan alat berupa pisau
atau gunting.
4.
Mengeringkan
Eceng Gondok
5.
Membuat Pola Kerajinan Eceng Gondok
6.
Menganyam Eceng Gondok
7.
Tahap Akhir Kerajinan Eceng Gondok
Di tahap terakhir ini kita cukup menghias kerajinan, misal
memberi warna atau aksesoris yang lain agar menambah nilai keindahan.
3) Serat daun pandan
Daun pandan merupakan salah satu jenis daun-daunan yang memiliki
ciri-ciri berbentuk Lancip serta memiliki sudut pada bagian daunnya
Manfaat serat daun pandan
·
Untuk membuat
anyaman tikar
·
Untuk membuat
sandal
·
Untuk membuat
tempat tisu
·
Untuk membuat
dompet
·
Untuk membuat
tas
·
Membuat tas HP
c. Serat Dari Buah
Tumbuhan yang memiliki buah sangat banyak dan beragam. Namun yang
menghasilkan buah yang dapat diolah menjadi bahan serat alam tidaklah banyak.
Buah yang sudah dimanfaatkan sebagai bahan serat adalah kelapa. Buah kelapa
memiliki sabut yang melapisi buah. Sabut tersebut telah banyak digunakan
sebagai bahan serat.
2.
SERAT DARI HEWAN
Serat yang berasal dari hewan banyak disukai
oleh negara-negara Eropa. Serat tersebut memiliki tekstur yang lembut dan
halus, Sifat serat hewan menghangatkan sehingga orang-orang yang tinggal di
daerah musim dingin sangat memanfaatkan serat ini. Bagian hewan yang
dimanfaatkan seratnya adalah bulu. Bulu hewan yang paling banyak diolah sebagai
bahan baku serat produk tekstil di antaranya stapel dan flamen. Di bawah ini
dijelaskan penggolongannya.
a. Serat dari Stapel
Stapel merupakan serat yang berbentuk rambut hewan yang disebut dengan wol. Contohnya domba, alpaca, unta, cashmer, mohair, kelinci, dan vicuna. Rambut hewan yang paling banyak digunakan adalah wol dari bulu domba
b. Serat dari Filamen
Filamen merupakan serat yang berbentuk jaringan. Contohnya adalah serat yang berasal dari larva ulat sutera yang digunakan untuk membentuk kepompong. Kepompong inilah yang merupakan serat lalu dipintal menjadi benang.
Karakteristik bahan serat alam yang menjadi
perhatian adalah pada permukaan seratnya, seperti kehalusan, kekuatan, daya
serap, dan kemuluran atau elastisitas. Bahan tekstil dari selulosa (kapas)
memiliki beberapa karakteristik seperti, bahan terasa dingin dan sedikit kaku,
mudah kusut, mudah menyerap keringat, rentan terhadap jamur, dan mudah
terbakar. Sementara serat sutra mempunyai ciri-ciri berkilau, sangat bagus dan
lembut, tidak mudah kusut, sangat halus, kekuatannya tinggi, tahan terhadap sinar
matahari, daya serap cukup tinggi, tidak mudah berjamur, mudah terbakar, berbau
seperti rambut terbakar, bekas pembakaran berbentuk abu hitam, bulat, serta
mudah dihancurkan. Serat wol mempunyai ciri-ciri agak kuat, tidak berkilau,
keriting, kekenyalan tinggi, elastisitas tinggi, dan merupakan penahan panas
yang baik, tahan terhadap jamur dan bakteri.










